PERAWATAN IBU NIFAS
Edukasi Kesehatan

PERAWATAN IBU NIFAS

M

MERI PUTRI SARI Amd.Keb

27 Oktober 2026

👁 2 dibaca
Panduan lengkap perawatan ibu nifas berlangsung selama 6 minggu ( 42 hari) pertama setelah melahirkan .

1. Istirahat yang cukup
  • Manfaatkan waktu saat bayi tidur untuk beristuirahat
  • Mintalah bantuan keluarga untuk pekerjaan rumah tangga 
  • Hindari aktivitas berat sampai kondisi pulih 

2. Menjaga kebersihan diri
  • Mandi secara teratur dan ganti pakaian jika basah atau kotor
  • Ganti pembalut nifas secara rutin
  • Cuci tangan sesudah dan sebelum mengganti pembalut
  • Bersihkan area kewanitaan dari arah depan ke belakang
  • Rawat lika jahitan sesuai arahan tenaga medis

3. Mengonsumsi makanan bergizi 
  • Protein, telor, ikan, ayam, tahu, tempe, 
  • Zat besi, daging, sayuran hijau, kacang-kacangan 
  • Kalsium, susu, yoghurt, dan sumber kalsium lainnya
  • Vitamin dan serat, buah dan sayur
  • Minum air yang cukup terutama saat menyusui 

4. Merawat luka setelah persalinan
  • Jaga kebersihan dan kekeringan area luka
  • Jika operasi sesar ikuti petunjuk perawatan luka dari tenaga kesehatan
  • Janagan mengoleskan obat atau ramuan pada luka tampa arahan dari tenaga kesehatan
  • Segera periksa luka jika merah, bengkak, nyeri bertambah, bernanah, atau berbau tidak sedap

5. Memberikan asi kepada bayi
  • Dukukng pemberian asi ekslusif selama 6 bulan pertama
  • Susui sesui kebutuhan bayi
  • Perhatikan posisi dengan benar
  • Jika ada kesulitan menyusui nyeri atau berdarah, bengkak, konsultasi dengan bidan atau dokter

6. Menjaga kesehatan mental
  • Perubahan hormon, kurang tidur, dan tanggung jawab baru bisa membuat ibu mudah menangis atau cemas
  • Mintalah dukungan pasangan dan keluarga 
  • Luangkan waktu untuk istirahat
  • Jika perasaan sedih atau cemas berlangsunng lebih dari 2 minggu, semakin berat, atau mengganggu aktivitas, segera konsultasi ketenaga kesehatan 

7. Melakukan pemeriksaan nifas 
  • Lakukan pemeriksaan sesui jadwal dari tenaga kesehatan
  • Memantau tekanan darah , perdarahan, kondisi luka, menyusui, dan pemulihan tubuh 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tinggalkan Komentar

0/5000

Komentar akan ditampilkan setelah melalui moderasi.